Teti Rohatinengsih Dorong Penguatan SIKN Dan Program KB Dalam Kunjungan Kerja di Kedungreja

  • Bagikan

​Metronusa News, CILACAP | Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat dan efektivitas program pengendalian penduduk, Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatinengsih, S.Sos., menghadiri agenda Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) dan Program Keluarga Berencana (KB) yang berlangsung di Aula sekolah SMP Negeri 1 Kedungreja Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Sabtu (28/2/2026).

​Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program pusat dengan kebutuhan di tingkat daerah, terutama dalam hal digitalisasi data kesehatan dan keberlanjutan program bangga kencana.

​Digitalisasi Data melalui SIKN

​Dalam arahannya, Teti Rohatinengsih menekankan bahwa pemanfaatan SIKN bukan sekadar tuntutan administrasi, melainkan instrumen vital untuk memastikan kebijakan kesehatan diambil berdasarkan data yang akurat (real-time).

​”Dengan sistem informasi yang terintegrasi, kita bisa memetakan masalah kesehatan di Cilacap dengan lebih presisi, mulai dari angka stunting hingga cakupan imunisasi,” ujar legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah VIII tersebut.

​Sinergi Lintas Sektoral

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopincam Kecamatan Kedungreja, perwakilan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Cilacap, serta para penggerak desa. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen kolektif untuk mensukseskan program KB di wilayah perdesaan.

​Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap memaparkan bahwa sinergi antara SIKN dan pelayanan KB akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kontrasepsi serta pemantauan kesehatan ibu dan anak secara lebih efisien.

​Poin Utama Sosialisasi:

​Akurasi Data: Mengurangi tumpang tindih data kesehatan melalui satu sistem nasional.

​Optimalisasi KB: Mengajak masyarakat untuk kembali menggaungkan semboyan “Dua Anak Lebih Sehat” demi kesejahteraan keluarga.

​Aksesibilitas: Memastikan fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan siap mengoperasikan sistem digital terbaru.

​Penutup kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif bersama kader kesehatan dan tokoh masyarakat setempat untuk menyerap aspirasi terkait kendala lapangan dalam implementasi sistem informasi dan pelayanan KB di wilayah Kedungreja.

(Intan)

Editor: JM
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *