
Metronusa News | Labuhanbatu
Kesabaran warga Simpang Sadane, Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, kian menipis.
Masyarakat secara terbuka mendesak aparat kepolisian untuk segera mengambil langkah konkret terhadap seorang pria berinisial D, yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah tersebut.
Menurut keterangan warga, aktivitas yang diduga sebagai transaksi narkoba disebut berlangsung cukup lama dan terkesan tanpa hambatan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat terkait komitmen dan ketegasan aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.
“Kalau memang serius memberantas narkoba, buktikan. Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Warga menilai, dugaan peredaran sabu di kawasan tersebut sudah menjadi rahasia umum. Bahkan, lokasi yang disebut-sebut sebagai titik aktivitas tidak jauh dari permukiman penduduk. Situasi ini dinilai sangat mengancam masa depan generasi muda.
Desakan pun diarahkan langsung kepada Satresnarkoba Polres Labuhanbatu agar segera melakukan penyelidikan mendalam, penindakan tegas, serta transparansi kepada publik mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.
Masyarakat juga mengingatkan komitmen pemberantasan narkoba sebagaimana menjadi instruksi pimpinan Polri di bawah komando Listyo Sigit Prabowo, agar tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait langkah konkret terhadap terduga pelaku. Publik kini menunggu bukti nyata: apakah aparat akan bertindak cepat dan tegas, atau membiarkan keresahan masyarakat terus berlarut.
Metronusa News akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan membuka ruang konfirmasi bagi pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi resmi.
