Tel Aviv Diguncang Serangan Rudal, Klaim Hipersonik Belum Terverifikasi

  • Bagikan

MetronusaNews.id | Tel Aviv, Israel – Situasi keamanan di Timur Tengah kembali memanas setelah Kota Tel Aviv dilaporkan menjadi sasaran serangan rudal dalam eskalasi konflik terbaru antara Israel dan Iran pada akhir Februari 2026.

Sirene peringatan serangan udara terdengar di berbagai wilayah metropolitan, memaksa warga berlarian menuju tempat perlindungan. Otoritas setempat melaporkan adanya korban luka serta kerusakan bangunan akibat proyektil yang berhasil menembus sistem pertahanan udara.

Militer Israel Defense Forces (IDF) menyatakan sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat serangan yang masuk. Sejumlah rudal berhasil dihancurkan di udara, namun beberapa lainnya dilaporkan jatuh di area permukiman.

Klaim Rudal Hipersonik
Di tengah situasi tersebut, beredar luas klaim di media sosial yang menyebut Tel Aviv dihantam “bom hipersonik”. Istilah ini merujuk pada senjata berkecepatan di atas Mach 5 yang mampu bermanuver di atmosfer sehingga sulit dilacak.

Namun berdasarkan laporan media internasional seperti Reuters dan Associated Press, serangan yang terjadi dikategorikan sebagai rudal balistik, bukan hipersonik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel maupun sumber independen yang mengonfirmasi penggunaan rudal hipersonik dalam serangan tersebut.

Pengamat menilai, serangan langsung terhadap pusat ekonomi Israel ini meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas. Komunitas internasional menyerukan agar kedua pihak menahan diri demi mencegah eskalasi yang dapat berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *