Tarian dan Makanan Khas Sumatera Utara, Warisan Budaya yang Tetap Lestari

  • Bagikan

Metronusa News, Medan | Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Keanekaragaman suku seperti Batak Toba, Karo, Mandailing, Simalungun, Pakpak, dan Melayu menjadikan Sumut kaya akan seni tari dan kuliner tradisional yang hingga kini masih lestari.

Salah satu tarian tradisional yang paling dikenal adalah Tari Tor-Tor. Tarian adat suku Batak ini kerap ditampilkan dalam berbagai upacara adat, mulai dari pernikahan, penyambutan tamu kehormatan, hingga ritual keagamaan.

Gerakan Tor-Tor yang tegas dan penuh makna menjadi simbol penghormatan serta kebersamaan dalam masyarakat Batak.

Selain itu, Tari Serampang Dua Belas juga menjadi ikon budaya Sumut, khususnya dari masyarakat Melayu. Tarian ini menggambarkan proses perkenalan hingga pernikahan muda-mudi dan sering ditampilkan dalam acara budaya maupun penyambutan tamu. Sementara itu, Tari Sigale-gale yang menggunakan boneka kayu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, terutama di kawasan Danau Toba.

Tidak hanya seni tari, Sumatera Utara juga terkenal dengan ragam kuliner khas yang memiliki cita rasa kuat dan kaya rempah. Bika Ambon, kue khas Medan dengan tekstur berserat dan aroma khas, menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan.

Kuliner tradisional Batak seperti Arsik Ikan Mas dan Saksang juga mencerminkan kekayaan rasa khas Sumut. Arsik dimasak dengan bumbu kuning dan andaliman, sedangkan saksang dikenal dengan racikan rempah kuat yang menjadi ciri masakan adat Batak. Selain itu, Mie Gomak, yang kerap dijuluki “spaghetti Batak”, juga menjadi makanan rakyat yang digemari.

Pelestarian tarian dan makanan khas Sumatera Utara dinilai sangat penting sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Berbagai festival budaya, pertunjukan seni, dan promosi kuliner terus digalakkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan warisan budaya ini tetap dikenal oleh generasi muda serta dunia luar.

Dengan kekayaan seni tari dan kuliner tradisionalnya, Sumatera Utara tidak hanya menjadi tujuan wisata alam, tetapi juga destinasi budaya yang mencerminkan keberagaman dan kearifan lokal Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *