
Metronusa News | Internasional
Siren peringatan serangan udara dilaporkan berbunyi di wilayah Yerusalem, menyusul klaim bahwa Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel, Sabtu (28/2).
Beberapa laporan awal menyebut sistem pertahanan udara Israel diaktifkan setelah terdeteksi adanya ancaman rudal atau drone dari arah timur. Warga diminta masuk ke tempat perlindungan, sementara aktivitas publik sempat terganggu.
Kronologi Eskalasi
Ketegangan meningkat setelah sebelumnya beredar klaim serangan terhadap target di wilayah Iran. Situasi tersebut disebut memicu respons balasan dari Teheran. Hingga kini, belum ada rincian resmi mengenai:
-Jumlah rudal atau drone yang diluncurkan
-Titik pasti dampak serangan
-Korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur
-Tingkat keberhasilan sistem pertahanan udara
Militer Israel belum merilis laporan lengkap, sementara otoritas Iran juga belum memberikan pernyataan rinci mengenai operasi yang diklaim sebagai serangan balasan tersebut.
Sistem Pertahanan Udara Diaktifkan
Israel diketahui memiliki sistem pertahanan berlapis, termasuk Iron Dome dan sistem intersepsi jarak menengah serta jauh. Aktivasi sirene biasanya menjadi prosedur standar ketika radar militer mendeteksi potensi ancaman udara.
Video yang beredar memperlihatkan suasana kota dengan sirene berbunyi, namun belum ada verifikasi independen terkait lokasi persis dan waktu pengambilan gambar.
Dampak Regional
Eskalasi terbuka antara Iran dan Israel berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara dilaporkan meningkatkan status kewaspadaan dan memantau situasi dengan ketat.
Pengamat keamanan internasional menilai bahwa konfrontasi langsung kedua negara dapat memicu ketidakstabilan regional, termasuk gangguan jalur penerbangan dan pasar energi global.
Situasi Masih Berkembang
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Yerusalem dilaporkan dalam status siaga. Otoritas setempat mengimbau warga mengikuti arahan keselamatan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Metronusa News akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan situasi dan menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.
