
MetronusaNews.id | Labuhanbatu —
Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Simpang Sadane, Kabupaten Labuhanbatu, disebut-sebut semakin terbuka dan meresahkan masyarakat.
Sejumlah warga menuding aktivitas tersebut diduga dikendalikan oleh seorang pria berinisial DN.
Berdasarkan penelusuran MetronusaNews, transaksi narkoba diduga kerap terjadi di sekitar area tower telekomunikasi di Simpang Sadane. Warga menyebut lokasi tersebut sering dijadikan titik pertemuan bagi para pembeli dan pengedar.
Situasi ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat, karena aktivitas yang diduga berlangsung cukup lama tersebut dinilai seolah berjalan tanpa hambatan berarti.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, transaksi narkoba di kawasan itu diduga berlangsung hampir setiap hari.
“Peredaran sabu di sini sudah sangat meresahkan. Orang-orang datang silih berganti, terutama malam hari. Kami menduga semuanya dikendalikan oleh DN,” ungkap warga tersebut kepada MetronusaNews.
Menurutnya, masyarakat sudah beberapa kali menyampaikan keresahan tersebut kepada pihak berwenang.
Namun hingga kini warga mengaku belum melihat adanya tindakan tegas yang mampu menghentikan aktivitas tersebut.
Dugaan Lokasi Transaksi di Area Tower
Hasil penelusuran MetronusaNews di lapangan juga menemukan informasi dari beberapa warga yang menyebut area tower di Simpang Sadane sebagai lokasi yang diduga sering digunakan untuk transaksi sabu.
Warga mengatakan aktivitas mencurigakan kerap terlihat pada malam hingga dini hari, dengan orang yang datang silih berganti menggunakan sepeda motor.
Kondisi ini membuat warga sekitar merasa tidak nyaman dan khawatir terhadap dampak sosial yang ditimbulkan, terutama bagi generasi muda di lingkungan tersebut.
Kinerja Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu di pertanyakan
Belum ada tindakannyata dari Polres Labuhanbatu setelah hampir 1 Minggu berita ini tayang, justru memicu spekulasi di tengah masyarakat yang mempertanyakan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Warga Desak Kapolres Turun Tangan
Sejumlah warga kini berharap Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya dapat turun langsung melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan peredaran sabu yang diduga beroperasi di kawasan Simpang Sadane.
Warga juga meminta aparat penegak hukum memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik mengenai langkah yang akan diambil untuk menghentikan aktivitas peredaran narkoba tersebut.
“Kami hanya ingin lingkungan kami bersih dari narkoba. Kalau memang ada jaringan, tangkap saja. Jangan dibiarkan,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, MetronusaNews masih terus melakukan penelusuran dan membuka ruang konfirmasi kepada semua pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum maupun pihak yang disebut dalam pemberitaan.
