Peredaran Sabu Tumbuh Subur di Siborangan, Kepercayaan Publik terhadap Polsek Bilah Hulu Kian Menipis

  • Bagikan
Dokumentasi Gambar Ilustrasi AI

Metronusa News, Labuhanbatu | Maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Siborangan, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, kian meresahkan masyarakat. Kondisi ini berdampak langsung pada menurunnya kepercayaan publik terhadap kinerja aparat kepolisian setempat, khususnya Polsek Bilah Hulu, yang dinilai lemah dan nyaris tak berfungsi dalam menekan peredaran narkoba.

Warga menilai peredaran sabu di kawasan tersebut telah berlangsung lama dan seolah dibiarkan. Bahkan, seorang pria bernama Boby disebut-sebut diduga kuat sebagai pengendali utama jaringan peredaran sabu di wilayah Siborangan, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu.

Situasi ini kini menjadi bola panas bagi Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu untuk segera mengambil langkah konkret, cepat, dan terukur guna memutus mata rantai peredaran narkoba yang kian menggurita.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, Boby diduga telah lama leluasa menjalankan bisnis haram tersebut tanpa tersentuh hukum. Peredaran sabu yang terus berlangsung dinilai telah merusak masa depan generasi muda, menjerumuskan para pemuda ke dalam lingkaran hitam ketergantungan narkoba, serta menciptakan kesan bahwa para pelaku kebal terhadap hukum.

Masyarakat menilai tidak adanya rasa takut para pengedar terhadap aparat penegak hukum menunjukkan lemahnya pengawasan dan penindakan di wilayah hukum Polsek Bilah Hulu.

Kini, harapan masyarakat Siborangan tertuju kepada Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. untuk segera turun tangan dan melakukan penindakan tegas, termasuk menangkap terduga Boby yang disebut-sebut telah bertahun-tahun mengendalikan peredaran sabu tanpa pernah tersentuh proses hukum.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak lagi tutup mata, serta menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas narkoba demi menyelamatkan generasi muda dan memulihkan kepercayaan publik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *