
Metronusa News, Senin, 12 Januari 2026
SPPG MBG Dapur 01 Tajur, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, kembali melaksanakan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan peserta didik di sejumlah sekolah, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program nasional dalam meningkatkan asupan gizi anak usia sekolah secara berkelanjutan.
Berdasarkan data yang dihimpun Metronusa News di lapangan, penyaluran MBG hari ini menjangkau sejumlah sekolah dengan rincian sebagai berikut:
SDN Tajur 07: 133 food tray
SDN Tajur 02: 208 food tray
SMP Al Hikmah: 79 food tray
MI Nurul Hidayah: 105 food tray
PAUD Cendekia: 13 food tray
SMPN 02 Tajur (Netiq): 1.098 food tray
SDN Tajur 06: 202 food tray
SDN Tajur 01: 365 food tray
SMK Kesatria Bangsa: 273 food tray
SDN Tajur 03: 181 food tray
Dalam pelaksanaan penyaluran tersebut, awak media Metronusa News turut melakukan pendampingan untuk memantau langsung proses distribusi serta memastikan makanan diterima oleh para siswa sesuai ketentuan.
Menjawab pertanyaan terkait standar dan variasi menu MBG, Kepala SPPI SPPG Dapur 01 Tajur, Alfiya Nur Fatimah, menegaskan bahwa seluruh menu telah disesuaikan dengan regulasi Badan Gizi Nasional (BGN).
“Menu Makan Bergizi Gratis yang dibagikan kepada para siswa telah memenuhi standar Badan Gizi Nasional. Seluruh prosesnya dikontrol oleh ahli gizi dan dipantau langsung oleh penanggung jawab dapur,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu siswa penerima manfaat dari SMPN 02 Tajur mengaku puas dengan menu yang diterima.

“Alhamdulillah rasanya enak, termasuk buahnya. Kalau bisa, ke depan menunya lebih divariasikan supaya tidak membosankan,” ungkapnya.
Terkait ketersediaan bahan baku, Mitra Dapur SPPG Dapur 01 Tajur, H. Zulpa, memastikan hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti.
“Pengadaan bahan baku relatif aman karena kami bekerja sama dengan supplier. Memang terkadang terjadi perubahan harga atau kekosongan bahan tertentu, namun masih bisa diatasi. Yang terpenting, semua bahan harus sesuai standar BGN dan dikontrol langsung oleh SPPI serta ahli gizi,” jelasnya.
Adapun mengenai pengurangan jumlah penerima manfaat pada tahun 2026, Penanggung Jawab Dapur SPPG MBG Dapur 01 Tajur, Muhamad Zunaeldi, membenarkan adanya penyesuaian tersebut.
“Kami menerima arahan untuk pengurangan jumlah penerima manfaat demi pemerataan di setiap dapur,” katanya.
Penyesuaian tersebut mencakup beberapa lembaga pendidikan, antara lain:
Al Khairiyah: 495 food tray
Tarbiyatul Fallah: 285 food tray
Ponpes Fadulloh: 141 food tray
RA Pelangi: 46 food tray
MI Al Hikmah: 147 food tray
Menutup keterangannya, H. Zulpa berharap Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Tajur dapat terus berjalan dengan baik dan semakin inovatif.
“Mudah-mudahan di tahun 2026 ini SPPG MBG Dapur 01 Tajur Citereup Bogor dapat berjalan sukses, tidak hanya untuk siswa sekolah, tetapi juga bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kami terbuka terhadap kontrol, saran, dan kritik dari masyarakat serta media demi penyempurnaan program MBG ke depan,” pungkasnya.




