
Metronusa News, Banjarnegara Jawa Tengah – Makan Bergizi Gratis,(MBG) adalah program nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan per Januari 2025. Program ini guna untuk memberikan makanan bergizi yang seimbang kepada anak sekolah (PAUD-SMA), balita, ibu hamil, dan menyusui. dan Program ini memiliki tujuannya meningkatkan SDM, menekan angka stunting, dan menggerakkan ekonomi lokal
Namun fakta dilapangan kenyataannya sangat jauh berbeda, beberapa SPPG yang dipercayakan dalam pengelolaan MBG justru sering kali abai dalam menyajikan menu nya. Seperti halnya yang terjadi di wilayah Kecamatan Mandiraja beberapa penerima manfaat MBG mengeluh,
Penerima manfaat MBG diantaranya beberapa orang tua siswa SDN 1 Salamerta kec Mandiraja merasa sangat kecewa dengan menu yang disajikan dan diberikan oleh SPPG Desa Glempang terdapat menu tempe goreng tepung yang di duga sudah bau busuk tetap saja di sajikan oleh oleh pihak SPPG Desa Glempang.
Sesuai informasi yang dihimpun bahwa memang Pelayanan SPPG desa Glempang tersebut, dalam pengiriman MBG sering terlambat bahkan menurut informasi keterlambatan pengiriman tersebut sangat sering sekali terjadi.
Salah satu wali murid yang tidak mau disebutkan namanya saat di konfirmasi wartawan mengatakan bukan menu saja pak! yang mengecewakan bahakan pengiriman MBG nya pun sering banget terlambat. “datangnya pas murid sudah mau pulang sekolah.
Mendengar informasi tersebut akhirnya awak media menemui Fikri Fauzi STP. Ahli Gizi yang bertugas pada SPPG Glempang, Fikri saat ditemui wartawan di kantornya sabtu( 11/4/2026)mengungkapkan hal yang berbeda dengan keluhan penerima , Fikri kepada wartawan menjelaskan bahwa
“memang tempe itu memang ada sebagian tempe yang belum jadi.ya mungkin itu tadi lolos dari pemeriksaan . “dan terkait menu tempe yang dikeluhkan penerima tersebut kami sudah menggantinya.langsung tadi pagi di sekolah” ujarnya.
(Team)
