
Metronusanews.id | Pandeglang – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Paguyuban Ambulan Siaga Bakti Nusantara (PAS) menggelar kegiatan berbagi takjil gratis di lingkungan RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang, Minggu (22/2/2026).
Sebanyak 200 porsi bubur kacang hijau dibagikan kepada keluarga pasien yang tengah menunggu dan mendampingi sanak saudara mereka menjalani perawatan. Kegiatan bertajuk “Marhaban Ya Ramadan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H” ini menjadi wujud kepedulian sosial para driver ambulan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Paguyuban Ambulan Siaga (PAS), Erwin, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan para pengemudi ambulan yang setiap hari melihat langsung kondisi keluarga pasien di rumah sakit.
“Berdasarkan observasi kami sebagai pengemudi ambulan, banyak keluarga pasien yang menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah sakit untuk mendampingi sanak saudara mereka. Mereka seringkali kesulitan memenuhi kebutuhan makan untuk berbuka puasa karena fokus pada perawatan pasien dan keterbatasan kondisi ekonomi,” ujar Erwin.
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil ini bertujuan untuk meringankan beban keluarga pasien sekaligus memberikan rasa dukungan dan kehangatan di tengah situasi sulit.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pengemudi ambulan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli. Semoga takjil sederhana ini bisa membantu mereka berbuka puasa dengan lebih tenang,” tambahnya.
Erwin menjelaskan, anggaran kegiatan tersebut bersumber dari rerongan atau iuran para anggota paguyuban ambulan. Namun, kontribusi yang diberikan tidak hanya berupa uang.
“Ada juga para driver yang berprofesi sebagai petani. Mereka menyumbangkan hasil bumi seperti ubi, singkong, dan pisang. Semua kami satukan dan kami olah bersama menjadi makanan untuk takjil ini,” jelasnya.
Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak dalam proses persiapan hingga pembagian takjil. Para anggota PAS terlibat langsung mulai dari pengumpulan bahan, memasak, hingga mendistribusikan bubur kacang hijau kepada keluarga pasien menjelang waktu berbuka.
Kegiatan sosial ini diharapkan dapat terus berlanjut selama bulan Ramadan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk berbagi serta menebar kebaikan kepada sesama, khususnya mereka yang tengah menghadapi ujian kesehatan dan keterbatasan ekonomi.
