
Metronusa News, Labuhan Batu | Keresahan publik kian memuncak. Masyarakat di dusun bomban,desa Sennah kec bilah hilir Kabupaten Labuhanbatu .Sumatra Utara, mendesak aparat penegak hukum agar benar-benar hadir untuk memberikan rasa aman, serta ketenangan, dan jaminan juga perlindungan dari maraknya peredaran narkoba yang diduga dikendalikan oleh sosok berinisial Khairul.
Warga secara terbuka meminta Polsek Bilah hilir serta Satnarkoba Polres Labuhanbatu ,Kodim 0209/LB, untuk tidak bersikap setengah hati dan segera mengambil langkah tegas terhadap jaringan narkoba yang disebut-sebut telah lama meresahkan masyarakat.
Warga mengaku aktivitas peredaran narkoba di kawasan itu sudah berlangsung lama dan semakin terang-terangan. Transaksi diduga dilakukan tanpa rasa takut, seolah-olah kebal terhadap hukum. Kondisi ini membuat masyarakat merasa keamanan dan masa depan kampung mereka terancam.
“Kalau kami bang, sudah tak tahu lagi harus berkata apa. Yang jelas kami merasa dirusak. Kampung kami dikotori,” ujar Iwan, salah seorang warga Desa Sennah, dengan nada kecewa dan marah.
Menurut Iwan, sosok Khairul dikenal luas oleh warga karena dugaan aktivitasnya yang masif.
“Abang tahu, dia jual sabu itu macam jual kacang goreng. Bebas kali. Siang malam seperti tak ada takutnya,” tambahnya.
Warga menyebut, terduga pelaku dikenal licin dan lihai mengelabui aparat, sehingga hingga kini belum tersentuh proses hukum.
Julukan “licin bak belut” pun melekat pada sosok Khairul di kalangan masyarakat setempat, mencerminkan kekecewaan warga terhadap lemahnya penindakan.
Keresahan ini tidak hanya datang dari masyarakat biasa.
