Jembatan Presisi Merah Putih Dicor, Kapolres Sragen Turun Langsung Satukan Desa Jati–Hadiluwih

  • Bagikan

Metronusa News, Sragen, Jawa tengah l Semangat kebersamaan dan pengabdian Polri kepada masyarakat kembali diwujudkan secara nyata. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari turun langsung memimpin pengecoran pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih, jembatan strategis yang menghubungkan Desa Jati dan Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB di Dukuh Sendangrejo RT 22, Desa Jati, menjadi simbol kuat kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperlancar mobilitas warga, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan sosial antar desa.

Sejak pagi hari, Kapolres Sragen bersama Wakapolres, Pejabat Utama Polres Sragen, para Kapolsek jajaran, kepala desa, serta tokoh masyarakat tampak bahu-membahu melakukan pengecoran. Tidak sekadar seremoni, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong, menunjukkan komitmen Polri yang hadir dan bekerja bersama rakyat.

Kapolres Sragen menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih bukan hanya proyek fisik semata, melainkan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung kesejahteraan dan konektivitas masyarakat pedesaan. Infrastruktur yang layak, menurutnya, merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Sragen, para PJU Polres Sragen, Kapolsek Sumberlawang, Kapolsek Tanon, Kepala Desa Jati, serta tokoh masyarakat dari Desa Jati dan Desa Hadiluwih. Total sekitar 30 orang terlibat aktif dalam kegiatan pengecoran.

“Jembatan Presisi Merah Putih ini kami bangun bersama masyarakat sebagai bentuk pengabdian Polri. Bukan sekadar menghubungkan dua desa, tetapi juga menyatukan semangat kebersamaan, mempercepat roda ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial warga,” tegasnya di sela kegiatan pengecoran.

Ia menambahkan, “Polri hadir membantu masyarakat melalui kerja nyata. Kami berharap jembatan ini membawa manfaat jangka panjang dan menjadi simbol persatuan antara Desa Jati dan Desa Hadiluwih.”

Tepat pukul 13.00 WIB, proses pengecoran dinyatakan selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Antusiasme warga terlihat jelas, mengingat jembatan ini telah lama dinantikan sebagai akses vital penghubung dua desa di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Dengan selesainya pengecoran ini, Jembatan Presisi Merah Putih diharapkan segera dapat dimanfaatkan dan menjadi simbol persatuan, kerja nyata, serta hadirnya Polri yang Presisi di tengah masyarakat.

Penulis: AriefEditor: JM
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *