Indonesia Resmi Jadi Wakil Komandan ISF Gaza dalam Forum Board of Peace

  • Bagikan

Metronusanews.id | Washington DC – Indonesia resmi ditunjuk sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) untuk Gaza dalam forum internasional Board of Peace yang digelar di Washington DC, Amerika Serikat. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari skema multilateral untuk mendukung stabilisasi keamanan dan transisi pascakonflik di wilayah Gaza.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana forum tersebut bersama sejumlah pemimpin dan perwakilan negara mitra. Forum Board of Peace dibentuk sebagai wadah koordinasi internasional guna merancang arsitektur keamanan, perlindungan sipil, serta dukungan rekonstruksi di Gaza.

Penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF dinilai sebagai bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap rekam jejak Indonesia dalam misi perdamaian global. Selama ini, Indonesia aktif mengirimkan Kontingen Garuda dalam berbagai misi penjaga perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam pertemuan tersebut, ditegaskan bahwa pembentukan ISF bertujuan untuk:
-Menjamin stabilitas keamanan pascakonflik,
-Melindungi warga sipil,
-Mendukung proses transisi pemerintahan sipil,
-Mengawal distribusi bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya terhadap penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution), serta konsisten mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Keterlibatan Indonesia dalam struktur komando ISF juga sejalan dengan amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Forum Board of Peace masih membahas detail teknis terkait mandat hukum, struktur komando, serta mekanisme koordinasi dengan otoritas Palestina dan para pemangku kepentingan kawasan.

Langkah ini menandai babak baru diplomasi aktif Indonesia dalam isu perdamaian Timur Tengah, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendorong stabilitas dan penyelesaian konflik melalui jalur multilateral.

*Dikutip dari barbagai sumber

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *