Metronusa News, Bogor — Fast Respon Indonesia Center (FRIC) resmi hadir sebagai wadah strategis yang berkomitmen mendukung penuh program Presiden Republik Indonesia dan Kapolri. Organisasi ini dipimpin oleh Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, sosok yang dikenal memiliki kredibilitas, kapasitas intelektual, serta rekam jejak yang diakui oleh jajaran petinggi Mabes Polri. Kepercayaan tersebut mengantarkan Dian Surahman untuk memegang tongkat komando FRIC.
FRIC yang diresmikan pada 18 November 2025 ini tidak sekadar menjadi organisasi perkumpulan wartawan pada umumnya. Sejak awal pembentukannya, FRIC dirancang sebagai organisasi yang memiliki peran strategis, dengan dukungan dan support langsung dari Kapolri serta sejumlah petinggi Mabes Polri. Keberadaan FRIC ditujukan untuk mendukung secara mutlak program Presiden dan Kapolri, sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Dalam praktiknya, Fast Respon Indonesia Center berfungsi sebagai tim counter opinion Polri yang fokus menangkal penyebaran berita hoaks serta melakukan monitoring terhadap kinerja Polri di seluruh Indonesia. Peran ini dinilai penting dalam menjaga kepercayaan publik serta menciptakan ruang informasi yang sehat dan berimbang.
Kepercayaan besar terhadap FRIC juga datang dari sosok jenderal bintang tiga di lingkungan Polri, yang meyakini bahwa FRIC merupakan organisasi yang solid dan mampu membantu Polri dalam menyampaikan pemberitaan positif terkait kinerja terbaik institusi, sekaligus melawan arus informasi palsu. Peran FRIC dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pun telah diakui oleh Mabes Polri.
Hingga awal Januari 2026, FRIC telah terbentuk hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan ratusan media yang tergabung secara solid untuk mendukung Polri dalam menjaga stabilitas informasi dan keamanan nasional.
Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya bergerak berdasarkan instruksi dan arahan para jenderal. Ia meminta seluruh Ketua Wilayah FRIC untuk aktif bersinergi dengan jajaran Polda hingga Polres di daerah masing-masing.
“Sesuai instruksi Jenderal, para Ketua Wilayah wajib membangun sinergitas dengan para petinggi Polda hingga Polres. FRIC terbentuk untuk Polri, saling mendukung, dan berkomitmen mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif,” tegas Dian.
Dengan visi tersebut, FRIC diharapkan mampu menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta ekosistem informasi yang bertanggung jawab di Indonesia.
