
MetronusaNews.id | LABUSEL –
Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tanjung Medan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kian menjadi sorotan publik. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya sosok pria bernama Dayat yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan peredaran barang terlarang tersebut.
Keresahan warga kini semakin meningkat. Aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu disebut-sebut berlangsung cukup terbuka, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak sosial yang lebih luas, terutama terhadap generasi muda.
Dugaan Jaringan Terorganisir
Sejumlah sumber di lapangan menyebutkan bahwa Dayat diduga bukan sekadar pelaku lapangan, melainkan memiliki peran lebih besar dalam mengatur distribusi. Ia disebut-sebut memiliki jaringan yang terstruktur dengan sejumlah orang yang diduga bertugas mengedarkan barang ke berbagai titik di wilayah Tanjung Medan dan sekitarnya.
“Informasinya sudah lama beredar di masyarakat. Warga berharap ada penanganan serius agar persoalan ini tidak semakin meluas,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dampak Sosial Mulai Terasa
Warga mengaku mulai merasakan dampak dari dugaan peredaran narkotika tersebut. Kekhawatiran muncul seiring indikasi meningkatnya gangguan keamanan lingkungan, serta potensi rusaknya masa depan generasi muda akibat penyalahgunaan narkoba.
Peredaran yang diduga mulai merambah area pemukiman menambah rasa tidak aman di tengah masyarakat. Warga berharap kondisi ini tidak dibiarkan berlarut-larut.
Desakan Kepada Aparat Penegak Hukum
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan secara profesional serta transparan. Mereka berharap tidak ada pihak yang kebal hukum apabila terbukti terlibat.
“Harapan kami sederhana, lingkungan kembali aman dan bersih dari narkoba. Kami percaya aparat bisa bertindak tegas,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan tersebut.
MetronusaNews akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan penelusuran lebih lanjut guna memastikan perkembangan informasi yang beredar.
