
Metronusa News, Labuhan Batu | Gelombang transparansi publik kini menyasar Pemerintah Desa N-4 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Sejumlah elemen masyarakat secara terbuka meminta Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan memeriksa realisasi Anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2024 yang dinilai janggal. Selasa (13/01/2026)
Dua poin utama yang menjadi sorotan tajam warga adalah alokasi anggaran untuk program proklim dan fisik yang dianggap tidak mencerminkan asas efisiensi dan manfaat di lapangan.
Anggaran Fantastis, Realisasi Dipertanyakan
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua mata anggaran yang memicu polemik di tengah masyarakat pertama Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)/Proklim Desa Sebesar Rp 100.245.000. Kedua Pemeliharaan Gapura Desa Sebesar Rp 51.639.000.
“Angka Rp 51 juta hanya untuk pemeliharaan gapura itu sangat fantastis. Masyarakat berhak tahu spesifikasi pekerjaannya seperti apa. Begitu juga dengan program Proklim yang menelan biaya di atas seratus juta rupiah. Kami minta audit investigatif segera dilakukan,” ujar salah satu perwakilan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Ketidakpuasan masyarakat ini bukan tanpa alasan, Penggunaan dana desa seharusnya berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi warga, bukan sekadar proyek seremoni atau pemeliharaan fisik dengan nilai yang tidak rasional.
Warga mendesak agar Inspektorat Labuhanbatu (APIP) melakukan audit lapangan untuk mencocokkan antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan fakta fisik di desa dan meminta Kejaksaan Negeri atau Unit Tipikor Polres Labuhanbatu (APH) memanggil pihak-pihak terkait jika ditemukan adanya indikasi mark-up atau pengerjaan yang tidak sesuai volume agar memprosesnya secara hukum yang berlaku.
“Kami tidak ingin dana desa hanya menjadi ladang keuntungan oknum tertentu. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum dan masyarakat,” tegas warga tersebut.
Menanti Transparansi Pemdes
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Desa N-4 Aek Nabara masih menunggu penjelasan transparan dari pihak Pemerintah Desa mengenai rincian penggunaan anggaran tersebut.
