Akun Medsos yang Aktif Publikasi Bencana Aceh di Duga Kena Shadowban

  • Bagikan

Metronusa News, BANDA ACEH – Sejumlah akun media sosial yang aktif mempublikasi kondisi banjir dan daerah terisolir di wilayah tengah Aceh diduga mengalami pembatasan jangkauan atau shadowban. Dugaan ini disampaikan Relawan Pemuda Gayo, Satria Darmawan, menyusul anjloknya interaksi akun-akun tersebut setelah sejumlah unggahan kondisi lapangan sempat viral.

Menurut Satria, penurunan signifikan jumlah tayangan, komentar, dan like mulai dirasakan di hari kelima bencana. Padahal, sejak hari pertama para relawan konsisten mempublikasikan kondisi lapangan.

“Awalnya kami sempat viral, lalu jumlah like-nya menurun drastis, komentar juga. Kami curiga ada shadowban, tapi tidak tahu siapa otoritasnya,” kata Satria.

Akun yang diduga terdampak antara lain Explore Gayo, Gayo Today, Kebergayo dan beberapa akun dengan jumlah pengikut yang lumayan besar.

Fenomena serupa, menurut Satria, juga dialami sejumlah akun milik influencer yang mengangkat isu banjir Aceh, dan media nasional di mana beberapa unggahan juga di-takedown atau dihapus.

“Banyak postingan tentang banjir Aceh itu di-takedown, di akun-akun besar juga,” katanya.

Satria menjelaskan, sejak hari pertama relawan meng-update kondisi lapangan meski wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues terisolasi akibat putusnya akses jalan, padamnya listrik, dan lumpuhnya jaringan komunikasi.

“Wilayah tengah itu terisolir, tidak ada jaringan internet, listrik mati. Walaupun sulit, kami coba untuk menginformasikan dengan cepat kondisi lapangan yang sebenar-benarnya, karena kondisinya sangat menyedihkan, masyarakat butuh bantuan segera,” ujarnya.

Ia mengatakan relawan meminta bantuan udara sejak hari kedua karena menyadari pemulihan akses darat akan memakan waktu lama.

“Di hari kedua itu kita minta helikopter karena kita sudah tahu pemulihannya lama,” kata Satria.

Namun bantuan yang masuk dinilai belum memadai. “Kami sudah kirim titik koordinat dan data lapangan sejak awal. Di hari kelima helikopter datang cuma bawa Starlink dua, minyak dua jerigen, genset lima,” ujarnya.

 

Source Facebook : @Aceh Opini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *