
Metronusa News, Semarang — Jajaran kepolisian di wilayah hukum Polrestabes Semarang melaksanakan pengamanan intensif dalam rangka rangkaian perayaan Paskah umat Kristiani, khususnya pada ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung yang berlangsung pada 2–3 April 2026. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di berbagai gereja, melibatkan personel Polri yang bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta pengamanan internal gereja.
Di wilayah Semarang Selatan, ribuan jemaat menghadiri Misa Kamis Putih di sejumlah gereja, seperti Gereja Katedral Semarang, Gereja Keluarga Kudus Admodirono, Kapel Susteran Peterongan, dan Gereja Materdei Lampersari. Ibadah berlangsung dalam beberapa sesi dengan total jemaat mencapai ribuan orang dan berjalan aman, tertib, serta penuh kekhidmatan.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto S.H., menegaskan bahwa pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup guna menjamin keamanan seluruh rangkaian ibadah. “Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Paskah. Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.
Pengamanan berlanjut pada peringatan Jumat Agung yang diisi dengan berbagai kegiatan ibadah, termasuk visualisasi Jalan Salib di Gereja Katedral Semarang serta kebaktian di sejumlah gereja lainnya seperti GKI Peterongan dan GKMI Sola Gratia. Rangkaian ibadah di berbagai lokasi tersebut diikuti ratusan hingga ribuan jemaat dengan situasi yang tetap terjaga aman dan tertib.
Di wilayah lain, seperti Banyumanik, Gunungpati, Gayamsari, Pedurungan, Genuk, Ngaliyan hingga Mijen, pengamanan dilakukan secara serentak di puluhan gereja. Personel gabungan disiagakan untuk melakukan sterilisasi lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta pemantauan situasi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Di Kecamatan Banyumanik, misalnya, pengamanan difokuskan di sejumlah gereja besar dengan jumlah jemaat mencapai ribuan orang. Sementara di wilayah Gunungpati dan Genuk, ibadah Kamis Putih berlangsung khidmat dengan pengamanan ketat yang melibatkan unsur TNI dan Linmas.
Pada peringatan Jumat Agung, kegiatan ibadah seperti misa, kebaktian, hingga prosesi Jalan Salib di berbagai wilayah juga berlangsung lancar. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat dinilai memberikan rasa aman bagi jemaat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa gangguan.
Sinergitas juga tampak dalam pengamanan di sejumlah titik, seperti di Semarang Utara dan wilayah lainnya, di mana personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta pengamanan internal gereja turut dilibatkan untuk memperkuat pengamanan.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan pengamanan rangkaian Paskah di Kota Semarang berjalan optimal dan kondusif.
“Seluruh jajaran Polsek telah melaksanakan pengamanan secara maksimal pada kegiatan ibadah Kamis Putih hingga Jumat Agung. Ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjamin keamanan serta kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai.
“Dengan sinergi antara aparat keamanan, pengurus gereja, dan masyarakat, seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat,” tambahnya.
Polrestabes Semarang memastikan pengamanan akan terus ditingkatkan hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai, guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat di Kota Semarang.
