
MetronusaNews.id | LABUHANBATU, 1 April 2026 – Keberadaan tempat hiburan malam bernama NES Street Bar di kawasan Perumahan DL Sitorus menuai keluhan serius dari warga. Usaha tersebut diduga beroperasi tanpa izin resmi, menjual minuman keras, serta menimbulkan kebisingan hingga larut malam.
Lingkungan yang semestinya menjadi kawasan hunian yang tenang kini berubah menjadi lokasi dengan gangguan suara cukup tinggi. Warga menyebut musik diputar dengan volume keras hingga sekitar pukul 03.00 WIB.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan berdampak pada kesehatan serta kenyamanan keluarga.
“Anak-anak sering terbangun di malam hari, dan kami kesulitan beristirahat. Ini sangat mengganggu kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain kebisingan, warga juga menyoroti dugaan peredaran minuman beralkohol dengan kadar tinggi yang dijual bebas. Mereka khawatir terhadap potensi risiko kesehatan serta legalitas produk yang beredar.
Tim di lapangan menemukan indikasi adanya penjualan minuman dengan kadar alkohol tinggi. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola NES Street Bar belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai tudingan tersebut.
Warga Minta Penegakan Aturan
Kekecewaan warga semakin meningkat. Mereka mempertanyakan pengawasan terhadap aktivitas usaha yang diduga melanggar aturan tersebut.
Perwakilan RT setempat menyampaikan bahwa masyarakat menginginkan adanya tindakan tegas dari aparat dan pemerintah daerah.
Tuntutan Warga:
1.Aparat penegak hukum bersama dinas terkait diminta melakukan pemeriksaan dan penertiban.
2.Jika terbukti melanggar, usaha diminta untuk ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
3.Pemerintah daerah diharapkan turun langsung meninjau kondisi di lapangan.
Warga berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius agar ketertiban dan kenyamanan lingkungan dapat kembali terjaga.
METRONUSANEWS akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menghadirkan informasi lanjutan secara berimbang.
