
MetronusaNews.id | LABUHANBATU – Gelombang kemarahan publik kian memuncak. Masyarakat Siborangan, Kabupaten Labuhanbatu, mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas terhadap dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang disebut-sebut dikendalikan oleh sosok berinisial Bobby.
Warga secara terbuka mempertanyakan kinerja aparat, khususnya Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu. Mereka menilai hingga saat ini belum terlihat langkah konkret yang mampu menghentikan aktivitas jaringan yang diduga semakin merajalela.
Desakan keras pun diarahkan kepada Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, S.H., M.H., agar tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memimpin penindakan.
“Kami sudah sangat resah. Sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Kalau memang serius memberantas narkoba, harusnya pelaku utama sudah ditangkap,” ungkap seorang warga Siborangan yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (25/03/2026).
Menurut warga, peredaran sabu di wilayah tersebut bukan lagi isu tersembunyi, melainkan sudah berlangsung terang-terangan dan mengancam masa depan generasi muda. Kondisi ini dinilai sebagai ujian serius bagi integritas dan keberanian aparat penegak hukum.
Tak hanya itu, masyarakat juga meminta perhatian serius dari Polda Sumatera Utara dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk turun langsung melakukan penindakan jika aparat di tingkat Polres dinilai belum mampu mengatasi persoalan ini.
“Kalau Polres tidak sanggup, kami minta Polda Sumut dan BNN turun tangan. Jangan sampai wilayah kami terus jadi sarang narkoba,” tegas warga lainnya.
Masyarakat menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Siapapun yang terlibat, termasuk yang diduga sebagai pengendali utama, harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Labuhanbatu belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan keras yang disampaikan masyarakat terhadap aparat.
Publik kini menunggu langkah nyata aparat setelah pemberitaan awal yang di terbitkan pada 21/03/2026 oleh Tim media MetronusaNews.id : apakah akan segera ada penindakan tegas, atau justru kasus ini kembali mengendap di tengah keresahan warga yang semakin memuncak.
