
Metronusa News, Kota Magelang, Jawa Tengah | Saat sebagian masyarakat terlelap menikmati malam libur Idul Fitri, sebuah dering telepon di ruang Call Center 110 Polres Magelang Kota menjadi awal dari sebuah respons cepat Kepolisian dalam menjaga ketenangan warga.
Layanan Call Center 110 yang disiagakan penuh selama Operasi Ketupat Candi 2026 menjadi jalur utama bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai gangguan kamtibmas maupun kondisi darurat. Tanpa biaya dan mudah diakses, layanan ini menghadirkan kecepatan komunikasi antara masyarakat dan aparat kepolisian di lapangan.
Sabtu dini hari (21/3) Sebuah panggilan masuk melaporkan adanya seseorang yang berteriak-teriak di lingkungan permukiman warga. Waktu kejadian yang mendekati dini hari membuat situasi tersebut dicurigai sebagai potensi gangguan keamanan.
Di balik sambungan telepon itu, Aipda Indra, operator Call Center 110, langsung merespons dengan cepat. Dengan tetap tenang dan fokus, ia segera meneruskan laporan kepada personel Samapta dan Pos Pengamanan terdekat untuk dilakukan pengecekan.
Bagi Aipda Indra, setiap panggilan yang masuk merupakan amanah yang harus segera ditindaklanjuti.
“Kecepatan menerima dan meneruskan laporan sangat menentukan penanganan di lapangan. Sekecil apa pun informasi dari masyarakat tetap harus kami respons dengan serius,” ungkapnya.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi sebenarnya. Hasilnya, situasi yang semula diduga mengarah pada tindak kriminal ternyata berbeda. Sosok yang dilaporkan warga diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Meski bukan tindak pidana, kondisi tersebut tetap berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terlebih terjadi pada jam rawan. Dengan pendekatan humanis, petugas kemudian mengamankan yang bersangkutan sehingga situasi kembali kondusif dan warga dapat beristirahat dengan tenang.
Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Aipda Indra selama bertugas sebagai operator layanan 110. Ia menegaskan bahwa setiap laporan memiliki potensi risiko yang tidak boleh diabaikan.
Selama Operasi Ketupat Candi 2026, Call Center 110 Polres Magelang Kota terus menjadi garda terdepan dalam menerima informasi dari masyarakat. Setiap aduan yang masuk akan langsung diteruskan kepada personel terdekat untuk ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional.
Kehadiran layanan ini menjadi bukti nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin responsif, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan selama arus mudik hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Kasatgas Humas Ops Ketupat Candi 2026, Kombes Pol. Artanto, menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman.
“Layanan Call Center 110 merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi secara cepat. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga keamanan selama momen Lebaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa jajaran Polda Jateng berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan respons cepat dan pendekatan humanis demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
