
MetronusaNews | Internasional – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian dunia saat menghadiri rapat perdana Board of Peace (BOP). Dalam forum tersebut, Presiden menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam misi perdamaian internasional, termasuk dukungan terhadap stabilitas dan pemulihan kemanusiaan di Gaza.
Dalam pernyataannya, Presiden menekankan bahwa Indonesia konsisten mendorong terciptanya gencatan senjata permanen serta solusi damai yang berkeadilan bagi Palestina. Komitmen pengiriman 8000 personel yang disampaikan merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam misi penjaga perdamaian, bukan operasi militer ofensif.
“Indonesia siap mengambil peran nyata demi terwujudnya perdamaian dan stabilitas global,” tegas Presiden dalam forum tersebut.
Dukungan Sesuai Mandat Internasional
Partisipasi Indonesia dalam misi perdamaian akan mengikuti mekanisme dan mandat resmi komunitas internasional, yang umumnya berada di bawah koordinasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Setiap langkah juga akan melalui pertimbangan politik dan prosedur konstitusional di dalam negeri.
Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian dari kawasan Asia. Ribuan personel TNI telah bertugas dalam berbagai misi di Lebanon, Republik Demokratik Kongo, Sudan, dan sejumlah wilayah konflik lainnya.
Konsistensi Sikap Indonesia
Sikap Indonesia terhadap Palestina sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan komitmen bangsa untuk turut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Langkah diplomatik yang ditegaskan Presiden Prabowo dinilai sebagai bagian dari peran aktif Indonesia di panggung global, sekaligus wujud solidaritas terhadap rakyat Palestina di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Pemerintah menegaskan bahwa kontribusi Indonesia tetap mengedepankan prinsip perdamaian, stabilitas regional, serta kepentingan nasional.
