Akses Jalan Menuju Way Gendot Sangat Memprihatinkan, Warga Empat Desa Gotong Royong Perbaiki Jalan

  • Bagikan

Metronusa News Lampung Utara | Kondisi akses jalan satu-satunya menuju Way Gendot saat ini sangat memprihatinkan. Selasa 10 peb 2026,Jalan tersebut merupakan urat nadi penghubung dan tumpuan aktivitas warga dari empat desa, namun hingga kini masih mengalami kerusakan parah, terutama di beberapa titik tebing yang rawan longsor.

Kerusakan jalan semakin parah akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak bulan Desember hingga Januari, bahkan hingga saat ini hujan masih sering turun dengan intensitas tinggi. Air hujan menggerus badan jalan, menyebabkan jalan menjadi licin, berlubang, dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Melihat kondisi tersebut, para kepala desa yang berada di wilayah menuju Way Gendot bersama masyarakat setempat saling bahu-membahu melakukan perbaikan jalan secara swadaya.

Perbaiki ini sudah menjadi pekerjaan rutin warga demi menjaga akses tetap bisa dilalui.

Saat awak media berbincang dengan Kepala Desa Karang Waringin, Dedi, bersama salah seorang warga, ia menyampaikan bahwa kegiatan perbaikan jalan telah dilakukan selama kurang lebih satu bulan terakhir.

“Sudah kurang lebih satu bulan ini kami bersama warga, baik warga desa kami maupun warga dari desa-desa sekitar, bergotong royong secara bergantian dan bergilir untuk membenahi badan jalan yang rusak, khususnya di tebing-tebing yang terjal.

Karena banyak titik yang rusak dan membuat mobil maupun motor tidak bisa melintas,” ujar Dedi.

Terkait kebutuhan material seperti batu, pasir, dan semen, Dedi menjelaskan bahwa seluruhnya berasal dari sumbangan masyarakat.

“Kalau masalah anggaran pembelian material seperti batu, pasir, dan semen, itu murni sumbangan dari masyarakat setempat, baik dari warga desa sekitar maupun dari warga yang sering melintasi jalan ini,” tambahnya.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait, agar akses jalan menuju Way Gendot dapat diperbaiki secara permanen. Mengingat jalan tersebut memiliki peran vital bagi mobilitas, perekonomian, serta aktivitas sosial warga dari empat desa.

(Syamsir H)

Editor: Red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *