Pemkab Lebak Siapkan Anggaran Besar untuk Perbaikan Jalan, Fokus Akses dan Konektivitas Wilayah

  • Bagikan

Metronusa News, Lebak, Banten | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mematangkan persiapan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2026. Dalam APBD 2026, Pemkab Lebak mengalokasikan anggaran sebesar Rp75,5 miliar yang difokuskan untuk penanganan jalan kabupaten dan jalan poros desa di berbagai wilayah.

Dari total anggaran tersebut, Rp47,7 miliar lebih dialokasikan untuk peningkatan dan rehabilitasi 11 ruas jalan kabupaten, sedangkan Rp27,8 miliar lebih diperuntukkan bagi penanganan 42 ruas jalan poros desa yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi, mengatakan bahwa penanganan infrastruktur jalan dilakukan berdasarkan skala prioritas, terutama pada ruas-ruas yang tingkat kerusakannya tinggi dan berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik.

“Kami mengalokasikan anggaran ini untuk perbaikan jalan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas warga secara optimal,” ujar Dade Yan Apriyandi kepada awak media.

Selain fokus pada pembangunan fisik, DPUPR juga menyiapkan tahapan perencanaan teknis, pengawasan, dan kesiapan administrasi lelang agar seluruh kegiatan dapat berjalan tepat waktu serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah menegaskan setiap paket pekerjaan akan diawasi secara ketat guna menjamin kualitas hasil pembangunan.

Pemkab Lebak juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan proyek sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. Keterlibatan publik dinilai penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Selain itu, situasi geografis Kabupaten Lebak yang rawan longsor dan banjir juga menjadi pertimbangan dalam perencanaan proyek jalan. Beberapa titik jalan mengalami dampak bencana alam seperti amblasnya permukaan jalan, sehingga menjadi fokus perhatian DPUPR dalam penanganan lanjutan.

Pembangunan dan perbaikan jalan ini diharapkan dapat mendukung sektor strategis seperti pertanian, perdagangan, pendidikan, dan kesehatan, serta membuka akses wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan infrastruktur. Jalan yang baik dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh kecamatan Kabupaten Lebak.

Dengan dukungan anggaran yang signifikan serta perencanaan yang lebih terukur, Pemkab Lebak optimistis program pembangunan infrastruktur jalan dapat berjalan optimal.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembangunan jalan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Lebak.

Penulis: NurachmanEditor: JM
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *